Oleh: hnindito | Januari 9, 2010

Activity Based Knowledge Management

Activity based knowledge management (ABKM) merupakan kegiatan manajemen pengetahuan berdasarkan konsep dari kegiatan perencanaan dan control proyek. Pengetahuan dan informasi yang terkait dengan kegiatan proyek terdahulu dapat digunakan kembali dan diterapkan dalam proyek-proyek yang akan datang.
Informasi dan manajemen domain pengetahuan dari semua proyek dibagi dan disimpan sebagai “kegiatan” dalam kategori unit yang terkait dengan proyek. Keuntungan utama dari ABKM adalah kemudahan informasi pengetahuan yang dapat diterapkan kembali.
Hal-hal yang tercakup dalam penyimpanan pengetahuan dalam unit proyek mencakup pengetahuan tacit dan explicit. Dimana pengetahuan explicit meliputi spesifikasi / kontrak, laporan, permintaan perubahan dan data. Pengetahuan ini kebanyakan didapat melalui aktivitas. Adapun pengetahuan tacit meliputi proses perekaman, permasalahan yang ditimbulkan, penyelesaian permasalahan, saran dari para ahli, inovasi dan pengalaman yang terkait proyek.

Gambar  Activity based knowledge management (Sumber: Murray E. Jennex, p698)

Bank Knowledge
Untuk memperkaya pengetahuan di bank, system ini dirancang untuk mendorong semua analis untuk menyerahkan domain pengetahuan dan pengalaman berharga ke bank pengetahuan. Tujuan utama dari bank pengetahuan adalah menyediakan konten yang kaya sumber tentang semua proyek terkait baik informasi explicit maupun tacit yang melibatkan para analis dan expert.

Arsitektur Sistem
Secara umum arsitektur ABKM amemiliki empat lapisan yaitu interface, access, application dan database dimana tiap lapisan memiliki fungsi dan tanggung jawab yang berbeda-beda.
• Lapisan Interface: digunakan untuk kegiatan akses informasi oleh user melalui web browser.
• Lapisan access: menyediakan system security dan fungsi administrative
• Lapisam aplikasi: menyediakan sarana untuk melakukan pengumpulan serta pengaturan data dan informasi
• Lapisan database: terdiri dari penyimpanan utama data serta bertanggung jawab untuk kegiatan backup dan restore.

Gambar : Arsitektur system ABKM (Sumber: Murray E. Jennex, p704)


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.