Jennex dan Olfman mendeskripsikan model sukses KM berdasarkan model sukses IS yang dibuat oleh DeLone dan Mc Lean (1992,2003). Model ini mengevaluasi KM sebagai improvement organisasi dari sebagai dampak yang ditimbulkan oleh KM. Deskripsi dimensi dari model ini adalah:
- Kualitas system: seberapa baik KM melakukan fungsi sebagai pembuat,tempat penyimpanan dan pemanggilan , transfer dan aplikasi knowledge serta bagaimana KM didukung oleh staf Sistem informasi dan infrastruktur.
- Knowledge dan Kualitas informasi: memastikan knowledge yang bersesuaian bagi pengguna yang membutuhkan pada waktu yang tepat.
- Kepuasan pengguna: menunjukkan tingkat penggunaan dan kepuasaan pengguna dimana akan membentuk suatu ukuran kepuasan penggunaan KM. Hal ini akan menjadi pertimbangan ketika KM digunakan kembali.
- Manfaat yang dirasakan: mengukur manfaat dan dampak dari KM oleh pengguna berdasarkan pada model Thompson, Higgins dan Howell (1991).
- Dampak jaringan: individu pengguna KM akan berdampak pada peningkatan kinerjanya di perusahaan dan padaakhirnya akan berdampak pada perusahaan.
Rekomendasi ini disusun berdasarkan riset block dari IS model sukses (Jenex dan Olfman) sebagai berikut :
| Faktor | Rekomendasi |
| Kualitas Sistem | Menggunakan infra strukutur yang umum digunakan, misalkan internet |
| Menambahkan keahlian KM pada tim teknikal support | |
| Menggunakan PC dengan teknologi tinggi | |
| Sistem dan Kualitas Informasi | Memasukkan KMS dalam proses IS sehari-hari |
| Menggunakan wide data dicitionary untuk merancang basis data pengetahuan | |
| Mengalokasikan sumber daya untuk pemeliharaan KMS | |
| Melakukan pelatihan bagi pengguna KMS | |
| Kualitas Informasi | Membuat dan menerapkan KM strategi/proses untuk mengidentifikasi / mempertahankan basis pengetahuan |
| Model system expand / siklus hidup yang menyertakan proses pengetahuan | |
| Perubahan system/proses yang berdampak pada KMS | |
| Penangkapan data secara otomatis | |
| Desain keamanan pada basis data pengetahuan | |
| Penggunaan | Menambahkan KM pada proses evaluasi personil |
| Mengimplementasikan KMS dengan menggunakan metric kepuasan pengguna | |
| Identifikasi masalah budaya organisasi yang dapat menghambat pengguna KMS |